Senin, 26 Maret 2012

paragraf induktif

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan budaya . Contohnya di pulau Sumatra yang terdiri dari suku batak, suku minang , suku aceh, suku melayu dan lain-lain yang masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Bukan hanya dipulau Sumatra saja, bahkan di pulau Jawa, Kalimantan, dan juga pulau-pulau lainnya juga terdapat macam-macam suku dengan kebudayaannya.

Selain kaya akan budaya , Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang subur yang banyak menghasikkan rempah-rempah , bahan pangan , bahkan juga buah-buahan. Dari segi barang tambang , Indonesia juga sangat potensial, terbukti Indonesia salah satu Negara di Asia yang meng ekspor minyak bumi, batu bara, dan barang tambang lainnya. Maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya.

Sabtu, 17 Maret 2012

paragraf deduktif

SURABI BANDUNG

Surabi atau serabi adalah makanan khas orang Sunda yang bentuknya menyerupai pancake, hanya saja surabi terbuat dari tepung beras sedangkan pancake terbuat dari tepung terigu. Surabi dimasak dengan cara dibakar diatas tungku dan cetakan khusus yang terbuat dari tanah liat. Rasa surabi yang paling khas bagi orang Sunda adalah surabi oncom. Namun dengan semakin berkembangnya jaman, kini rasa surabi makin beragam. Ada yang rasa telor, coklat, keju, dan berbagai rasa buah yang manis maupun asam segar. Bahkan sekarang ada pula surabi rasa pedas. Biasanya surabi modern jaman sekarang itu lebih disukai oleh anak muda. Dan surabi dengan berbagai rasa ini biasa disebut dengan bahasa modernnya adalah “topping”.


Surabi juga ada yg disebut dengan surabi kuah . Surabi ini disajikan dengan saus gula merah. Sausnya itu terbuat dari campuran gula merah dan sedikit santan. Tekstur pada surabinya juga lebih lembut dibanding surabi yang memakai topping. Karena surabinya terbuat dari campuran tepung terigu dan sedikit tepung beras. Cara memasaknya juga sama. Hanya cara penyajiannya saja yang sedikit berbeda.



sumber :
http://bdgyes.com/index.php?option=com_content&view=article&id=144:surabi&catid=85:makanankhasbandung&Itemid=155
bandunginstyle.blogspot.com
kacangbandung.blogspot.com

Selasa, 15 November 2011

Simulasi Promosi Penjualan terhadap Perilaku Membeli antara Universitas


Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh promosi penjualan pada perilaku membeli di kalangan mahasiswa. Secara khusus, Universitas Putra Malaysia (UPM) telah dipilih sebagai lokasi studi. Sebanyak 150 responden direkrut dengan menggunakan teknik sampling sistematik acak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner diadministrasikan diri. Studi ini menemukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara gender dan perilaku pembelian (t = 1,569, p> 0,05). Di sisi lain, ada perbedaan yang signifikan pendapatan bulanan keluarga dan perilaku pembelian (F = 2,597, p ≤ 0,05). Ada hubungan yang signifikan antara sikap terhadap diskon harga (r = 0,351, p ≤ 0,01), kupon (r = 0,392, p ≤ 0,01), sampel bebas (r = 0,491, p ≤ 0,01) dan "buy-satu-get-satu -bebas "(r = 0,456, p ≤ 0,01) dengan membeli perilaku. Hasil Regresi Berganda hirarkis menemukan bahwa sampel bebas dan membeli-satu-get-satu-bebas menjelaskan varians 28,7% dalam membeli perilaku responden. Temuan penelitian ini akan membantu pemasar untuk memahami jenis promosi yang secara signifikan mempengaruhi perilaku pembelian responden. Oleh karena itu, ini bisa membantu pemasar dalam perencanaan pemasaran mereka untuk menjadi lebih kompetitif dan laba keuntungan.

Kesimpulan

Promosi penjualan memainkan peran penting dalam program pemasaran pemasar dan pengecer. Sebagian besar penjualan pemasar 'yang dibuat pada promosi. Situasi ini tampaknya menjadi saat krisis keuangan dan penurunan ekonomi yang terjadi pada tahun 2008. Para pemasar lebih suka menggunakan berbagai alat promosi untuk konsumen menawarkan bujukan ekstra untuk membeli produk mereka daripada iklan di media klasik. Hal ini didukung oleh penelitian dari Cuizon (2009) yang menyatakan bahwa promosi penjualan tidak hanya efektif dalam mencapai penjualan jangka pendek karena mereka juga lebih efektif biaya dibandingkan dengan alat komunikasi pemasaran terpadu seperti iklan. Kesimpulannya, sikap konsumen terhadap alat promosi yang berbeda pada perilaku pembelian yang menguntungkan. Ini menunjukkan bahwa penjualan alat-alat promosi adalah suplementer atau pelengkap untuk bisnis yang ada sebagai strategi pemasaran tambahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku pembelian konsumen termotivasi oleh beberapa jenis faktor, termasuk sosial-demografi, alat-alat promosi seperti diskon harga, kupon, sampel bebas dan "buy-satu-get-satu-bebas". Selain itu, kerangka kerja ini memberikan wawasan baru ke dalam pemahaman tentang bagaimana siswa UPM menanggapi berbagai alat promosi yang ditawarkan oleh pemasar dan dampak pada perilaku pembelian mereka, yang mungkin penting bagi pemasar untuk memanfaatkan strategi pemasaran akurat untuk mempromosikan produk.

Minggu, 13 November 2011

METODE RISET minggu berikutnya

STRATEGI PEMASARAN KRIPIK SETAN MAICIH TERHADAP DAYA MINAT BELI MAHASISWA UNIVERSITAS GUNADARMA KELAS 3EA01 (lanjutan lagi)

BAB IV
ANALISA DAN HASIL PENELITIAN

Pada penelitian digunakan metode untuk menganalisa data primer yang telah diperoleh, yakni metode analisa deskriptif. Metode analisa deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer yang berupa kuesioner yang telah diperoleh dari responden penelitian.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Dari kuesioner tersebut diperoleh gambaran umum mengenai karateristik responden. Karateristik tersebut meliputi jenis kelamin.
Berdasarkan data-data pada kuesioner yang telah disebar oleh peneliti kepada 42 orang responden, diperoleh data mengenai jenis kelamin responden penelitian. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dalam penelitian ini jumlah responden perempuan lebih banyak yakni 30 responden atau 0,71% jika dibandingkan dengan responden laki-laki yaitu sebanyak 12 orang yaitu 0,28%.
Penolakan Ho akan mengakibatkan suatu hipotesis alternative (Ha) yang dapat berupa µ > µ0 , µ < µ , µ< > µ0. Dengan syarat distribusi Normal n > = 30

BAB V
SARAN DAN KESIMPULAN

Berdasarkan penelitian diatas, maka peneliti menarik kesimpulan atas penelitan yang telah dilakukan kepada mahasiswa Universitas Gunadarma kelas 3EA01 semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca dan semua pihak yang berkepentingan dalam meningkatkan upaya persepsi strategi pemasaran kripik setan Maicih di masa yang akan datang.
Dari hasil hipotesis sementara yang didapat oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa media jejaring sosial berpengaruh signifikan yang positif dalam meningkatkan strategi pemasaran kripik setan Maicih di kalangan konsumen.

sumber :
http://dwiketephyte.wordpress.com/category/my-universitas-gunadarma/metode-riset/

Minggu, 23 Oktober 2011

METODE RISET minggu ke 5

STRATEGI PEMASARAN KRIPIK SETAN MAICIH TERHADAP DAYA MINAT BELI MAHASISWA UNIVERSITAS GUNADARMA KELAS 3EA01 (masih lanjutan)


BAB III
METODOLOGI PENELITIAN


Model Penelitian :
Model penelitian yang dipakai untuk analisis ini mengunakan model statistika untuk menyatakan hubungan antara kedua variabel tersebut. Model yang dipakai adalah Distribusi Normal.

Data dan Variabel :
Data yang digunakan untuk penelitian adalah data primer yaitu data yang berasal langsung dari objek penelitian. Berupa kuisioner yang diberikan secara langsung kepada responden untuk memperoleh informasi tentang daya minat beli mahasiswa Universitas Gunadarma kelas 3EA01 terhadap produk kripik setan Maicih. Dengan jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif adalah data penelitian yang bukan angka yang sifatnya tidak dapat dihitung berupa informasi atau penjelasan yang didasarkan pada pendekatan teoritis dan penilaian logis. Data kuantitatif yaitu data yang berbrntuk angka yang sifatnya dapat dihitung dan diukur.

Alat analisis :
Pengolahan dan analisis data hasil dari kuisioner dilakukan melalui uji hipotesis untuk melihat apakah pernyataan-pernyataan tersebut benar atau salah.

Populasi dan Sampel :
Sampel yang digunakan oleh peneliti sebanyak 42 responden.


sumber :
http://parisswisslondon.blogspot.com/
http://paul02583.files.wordpress.com/2008/05/man05070105.pdf

Minggu, 16 Oktober 2011

METODE RISET minggu 4

STRATEGI PEMASARAN KRIPIK SETAN MAICIH TERHADAP DAYA MINAT BELI MAHASISWA UNIVERSITAS GUNADARMA KELAS 3EA01 (lanjutan)

BAB II

Landasan Teori :
Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia.
Strategi pemasaran pada dasarnya adalah rencana yang menyeluruh, terpadu dan menyatu dibidang pemasaran, yang memberikan panduan tentang kegiatan yang akan dijalankan untuk dapat tercapainya tujuan pemasaran suatu perusahaan. Strategi pemasaran merupakan serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan perusahaan dan aturan yang bisa memeberikan arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu. Oleh kerana itu strategi pemasaran sangat dibutuhkan dalam dunia perusahaan untuk keberhasilan usahanya.
Strategi pemasaran menurut Phillip Kotler adalah suatu pendekatan pokok yang akan digunakan oleh unit bisnis dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan terlebih dahulu yang mana di dalamnya tercantum keputusan-keputusan pokok mengenai target pasar, penempatan produk di pasar, bauran pemasaran dan tingkat biaya pemasaran yang diperlukan

Hipotesis :
Faktor- faktor yang mempengaruhi daya minat beli terhadap produk kripik setan Maicih pada mahasiswa Universitas Gunadarma kelas 3EA01 :
- Rasa kripik setan yang unik
- Harga yang relatif terjangkau untuk semua kalangan
- Kemasan yang menarik
- Strategi pemasaran melalui media jejaring sosial

Dengan hipotesis penelitian ini, yaitu :
H0 : adanya pengaruh faktor- faktor terhadap daya minat beli mahasiswa Universitas Gunadarma kelas 3EA01
Ha : tidak adanya pengaruh faktor-faktor terhadap daya minat beli mahasiswa Universitas Gunadarma kelas 3EA01

Pengembangan hipotesis :
Faktor-faktor yang menjadi pengaruh naiknya daya minat beli mahasiswa 3EA01 untuk membeli dan mengkonsumsi kripik setan Maicih ini, karena mereka merasa bahwa kripik setan tersebut sangat nikmat dan cocok sebagai camilan terlebih bagi yang tidak ingin gemuk dan dengan harga yang terjangkau


Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran
http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2173380-pengertian-strategi-pemasaran/#ixzz1b0AScO9D