Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juli 2012

Resensi Novel

Judul buku      : Saving Francesca Tolong Aku Dong!
Pengarang      : Melina Marchetta
Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit             : 2006
Isi                  : 304 halaman
Harga buku    : Rp 38.000,-

SINOPSIS
Francesca Spinelli pusing berat karena ibunya tiba-tiba depresi, kehilangan semangat hidup, dan hampir tidak mau turun dari tempat tidur. Keluarganya terancam berantakan, apalagi ayahnya sepertinya pasif dan menganggap sepele masalah itu. satu-satunya hiburan bagi Francesca adalah Will Trombal, cowok keren yang ia taksir, tapi ia malah makin sedih saat mengetahui ternyata Will sudah punya pacar.
Francesca jadi galau dan kesepian. apalagi ia merasa tidak cocok dengan teman-teman di sekolah barunya. teman-teman lamanya yang keren dan selalu dapat ia andalkan, sekarang semakin menjauh. ia sulit bergaul dan merasa terkucil. semuanya membuat Francesca tidak tahan lagi. siapakah yang dapat menolongnya?

Kamis, 26 April 2012

Analisis Jurnal

Analisis Jurnal sesuai dengan petunjuk penulisan naskah :

AKSES PEKERJA PEREMPUAN BANTUL DALAM PEMULIHAN EKONOMI PASCA BENCANA 

Eko Hartanto
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma

* Judul
   Didalam petunjuk penulisan naskah, nama penulis harus mencantumkan alamat penulis lengkap dengan emailnya sedangkan di dalam jurnal ini tidak terdapat alamat email penulis.

* Abstrak
   Didalam abstrak sudah memuat tujuan, metode penelitian, dan hasil kata kunci yang digunakannya pun tidak lebih dari 5 kata. Dapat dikatakan abstrak dalam penulisan ini sudah sesuai dengan petunjuk penulisan naskah.

* Pendahuluan
   Pendahuluan dalam penulisan ini sudah sesuai dengan petunjuk penulisan naskah.

* Tinjauan Pustaka
   Dalam menuliskan kutipan, penulis sudah konsisten namun proporsi dari penjelasan kutipan terlalu banyak dan panjang. Contohnya : “Penelitian Sajida dan Sabir Alvi (2002) memfokuskan pada pengembangan karier perempuan Indonesia terutama perempuan yang telah memperoleh kesuksesan dalam kariernya. Penelitiannya dilakukan melalui interview yang mendalam terhadap sekelas orang perempuan Indonesia yang dinilai berhasil dalam membangun karir mereka mencapai puncak karirnya. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan seseorang dalam membangun karirnya dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor; antara lain faktor mikrosistem yang meliputi keluarga, rumah, sekolah, proses sosialisasi dan sistem nilai dan kepercayaan. Dari penuturan para perempuan tersebut nampak bahwa pengaruh lingkungan pendidikan dan pengalaman mereka pada masa kanak-kanak termasuk dalam hal ini adalah contoh nyata dari orang tua dan keluarga serta kelas sosial keluarga sangat besar andilnya terhadap keberhasilan mereka meraih puncak karir. Para perempuan yang berhasil dalam karirnya ditemukan memiliki cara-cara yang kreatif untuk memadukan beberapa peran yang mereka emban : peran sebagai perempuan, sebagai profesional, sebagai istri, dan juga sebagai ibu bagi anak-anak mereka. Seperti umumnya perempuan Indonesia, mereka juga memiliki komitmen yang kuat terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga.”

* Metode Penelitian
   Dalam metode penelitian, pengukuran konsep, metode pemilihan sampel dan pengumpulan data penelitian sudah cukup jelas. Namun, teknik analisis belum dapat menggambarkan secara rinci mengenai teknik penelitian.

* Hasil dan Pembahasan
   Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini hanya memuat sekitar 20% dari proporsi penulisan yang seharusnya paling tidak 50% dari penulisan. Dalam proporsi penulisan ini, lebih banyak memuat tinjauan pustaka. Selain itu, pembuatan tabel terlalu banyak memakai garis sehingga terlihat 'boros'.

* Kesimpulan dan Saran
   Dalam kesimpulan, sudah memuat jawaban dari tujuan penelitian. Hasil penelitian dipaparkan secara ringkas dan jelas seperti “Pekerja perempuan dalam penelitian ini telah mempunyai akses yang besar untuk meningkatkan posisi pekerjaannya yaitu 53% lebih sudah mempunyai usaha sendiri yang berawal dari keahliannya sebagai pengrajin dengan keuletan mengembangkan kemampuan diri hingga berhasil membangun usaha kerajinan sendiri”. Dalam saran yang disampaikan sudah cukup baik dengan memotivasi pembaca untuk melakukan penelitian didaerah lain yang tertimpa musibah bencana alam.

* Daftar Pustaka
   Daftar pustaka sudah disusun berdasarkan alphabetic namun ada beberapa yang tidak sesuai urutan penulisan naskah seperti “Wijaya, Krisna, 2007, Ekonomika Banjir, Kompas, selasa, 6 Februari 2007 : 21 “


Kelompok Diskusi Kelas 3EA01
Nama : Husen
            Novie Ayu Anggraeni
            Silvi Oktavia Wahyuni
            Wiyana Nurulita

Senin, 26 Maret 2012

paragraf induktif

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan budaya . Contohnya di pulau Sumatra yang terdiri dari suku batak, suku minang , suku aceh, suku melayu dan lain-lain yang masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Bukan hanya dipulau Sumatra saja, bahkan di pulau Jawa, Kalimantan, dan juga pulau-pulau lainnya juga terdapat macam-macam suku dengan kebudayaannya.

Selain kaya akan budaya , Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang subur yang banyak menghasikkan rempah-rempah , bahan pangan , bahkan juga buah-buahan. Dari segi barang tambang , Indonesia juga sangat potensial, terbukti Indonesia salah satu Negara di Asia yang meng ekspor minyak bumi, batu bara, dan barang tambang lainnya. Maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya.

Sabtu, 17 Maret 2012

paragraf deduktif

SURABI BANDUNG

Surabi atau serabi adalah makanan khas orang Sunda yang bentuknya menyerupai pancake, hanya saja surabi terbuat dari tepung beras sedangkan pancake terbuat dari tepung terigu. Surabi dimasak dengan cara dibakar diatas tungku dan cetakan khusus yang terbuat dari tanah liat. Rasa surabi yang paling khas bagi orang Sunda adalah surabi oncom. Namun dengan semakin berkembangnya jaman, kini rasa surabi makin beragam. Ada yang rasa telor, coklat, keju, dan berbagai rasa buah yang manis maupun asam segar. Bahkan sekarang ada pula surabi rasa pedas. Biasanya surabi modern jaman sekarang itu lebih disukai oleh anak muda. Dan surabi dengan berbagai rasa ini biasa disebut dengan bahasa modernnya adalah “topping”.


Surabi juga ada yg disebut dengan surabi kuah . Surabi ini disajikan dengan saus gula merah. Sausnya itu terbuat dari campuran gula merah dan sedikit santan. Tekstur pada surabinya juga lebih lembut dibanding surabi yang memakai topping. Karena surabinya terbuat dari campuran tepung terigu dan sedikit tepung beras. Cara memasaknya juga sama. Hanya cara penyajiannya saja yang sedikit berbeda.



sumber :
http://bdgyes.com/index.php?option=com_content&view=article&id=144:surabi&catid=85:makanankhasbandung&Itemid=155
bandunginstyle.blogspot.com
kacangbandung.blogspot.com